Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Salsa Annada' Ifafah, (NIM. 2031711017)
Subject
QL Zoology
Datestamp
2022-04-14 02:18:55
Abstract :
Kijing merupakan makrozoobenthos di perairan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang apabila dilakukan pengambilan kijing secara terus menerus akan memberikan pengaruh pada struktur populasi kijing di alam. Selain itu, kajian tentang sumber daya kijing ini masih sangat jarang dilakukan sehingga informasi tentang kijing masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kijing yang didapatkan di persawahan, mengetahui struktur populasi berupa kepadatan; distribusi; struktur ukuran; pola pertumbuhan ukuran dan struktur umur pada kijing dan mengetahui kualitas perairan persawahan dan pengaruhnya terhadap kijing. Penelitian ini dimulai dari Bulan Februari hingga April 2021 di persawahan Desa Rias dengan menggunakan metode cluster random sampling atau disebut juga dengan transek kuadrat. Analisis yang digunakan menggunakan analisis kepadatan dan biomassa, pola distribusi kijing, struktur ukuran kijing, pola pertumbuhan ukuran kijing, struktur umur. Hubungan kepadatan dengan parameter lingkungan menggunakan PCA (Principal Component Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kijing yang ditemukan merupakan kijing jenis Pilsbryoconcha exilis dengan ciri morfologi berwarna kuning kecoklatan dan bagian dalam cangkangnya berwarna putih porselen. Hasil kepadatan rata-rata kijing pada area saluran irigasi adalah 290,75 ind/m2 sedangkan pada area sawah adalah 0,12 ind/m2. Pola distribusi kijing termasuk dalam pola sebaran mengelompok dengan struktur ukuran kijing berkisar 12,45-95,28 mm. Pola pertumbuhan kijing maksimal sampai 19 tahun serta kijing memiliki tiga kelompok umur yaitu kelompok umur muda, kelompok umur dewasa dan kelompok umur tua. Hasil analisis PCA menunjukkan terdapat korelasi positif antara jumlah kepadatan kijing dengan parameter kualitas air. Persawahan Desa Rias termasuk daerah yang cocok untuk kehidupan kijing dikarenakan bahan organik yang tinggi dan tidak adanya aktivitas yang merusak ekosistem tersebut.