DETAIL DOCUMENT
Pengaruh perbedaan dosis perendaman ekstrak daun mensirak (ilex cymosa) terhadap nisbah kelamin ikan nila (oreochromis niloticus)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Sahata Fransiscus Hutabarat, (NIM.2061511046)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling 
Datestamp
2022-06-15 06:47:11 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan menggantikan 17? ? metyl testosteron yang menyebabkan residu dalam maskulinisasi, dengan bahan alami yang dapat menghasilkan persentase jantan yang tinggi tanpa menyebabkan residu. Daun mensirak (Ilex cymosa) merupakan tumbuhan afrodisiak yang mengandung senyawa fitosteroid salah satunya stigmasterol. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun mensirak muda dengan dosis 10 mg/L, 20 mg/L, 30 mg/L dan untuk kontrol perendaman dengan 17?-MT konsentrasi 20 mg/L (kontrol positif) dan perendaman tanpa diberi perlakuan (kontrol negatif). Masing-masing perlakuan dilakukan dengan tiga kali ulangan dalam waktu 8 jam dan larva yang digunakan adalah larva 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis perendaman ekstrak mensirak berpengaruh terhadap persentase ikan berkelamin jantan yaitu perendaman dosis10 mg/L 78,43±1,65, 20 mg/L 74,6±2,40, 30 mg/L 75,96±2,71 sedangkan kontrol negatif 54,16±3,16 dan kontrol positif 75,2±2,95. Kelangsungan hidup ikan uji dengan dosis 10 mg/L 96,2±3,41, 20 mg/L 96,2±2,59, 30 mg/L 95,5±0, kontrol positif 92,5±1,27 dan kontrol negatif 88,8±2,25. Pertumbuhan ikan nila yang diukur hingga akhir penelitian yaitu pertumbuhan panjang dan bobot ikan menghasilkan pertumbuhan panjang kisaran 8,33±0,52 cm hingga 10,58±0,54 cm dan pertumbuhan bobot 12,30±2,11 g hingga 22,27±0,63 g. Dengan hasil penelitian tersebut maka ekstrak mensirak dapat dijadikan bahan alternatif untuk menggantikan hormon 17?-MT. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung