DETAIL DOCUMENT
Pengaruh penambahan abu tongkol jagung pada tanah lempung terhadap kuat geser dan pemadatan tanah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Salsabila Cahaya Putri, (NIM. 1041711043)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2022-03-07 02:33:34 
Abstract :
Salah satu aspek yang menjadi dasar dalam perencanaan konstruksi adalah kondisi tanah. Tanah dasar mempunyai peranan yang sangat penting, karena berfungsi untuk mendukung beban konstruksi yang terdapat diatasnya. Namun, tidak semua tanah bisa digunakan dalam pekerjaan konstruksi, karena pada dasarnya sifat tanah di tiap daerah berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan usaha perbaikan tanah untuk memperbaiki daya dukung tanah dengan cara stabilisasi. Pada penelitian ini, dilakukan usaha perbaikan tanah lempung pada daerah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pangkalpinang, Kecamatan Rangkui, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggunakan abu tongkol jagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan abu tongkol jagung dengan variasi 5%, 10% dan 15% yang ditinjau dari nilai kuat geser dan pemadatan tanah. Berdasarkan metode Klasifikasi USCS, tanah yang berlokasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pangkalpinang, Kecamatan Rangkui, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan tanah yang masuk kedalam kelompok CL yaitu lempung tak organik dengan plastisitas sedang karena persen lolos saringan No.200 sebesar 60,91% > 50%, sedangkan untuk nilai indeks plastisitas dari tanah tersebut sebesar 16,859%. Pada pengujian kuat geser, didapatkan bahwa nilai kuat geser tanah mengalami peningkatan. Pada tanah lempung asli diperoleh nilai kuat geser sebesar 29,709 kN/m2, setelah dilakukan penambahan abu tongkol jagung dengan variasi 5%, 10% dan 15%, nilai kuat geser meningkat menjadi 41,221 kN/m2,49,143 kN/m2 dan 57,629 kN/m2. Pada pengujian pemadatan tanah, diperoleh nilai Maximum Dry Density (MDD) pada tanah asli sebesar 1,505 gr/cm3, saat ditambahkan 5% abu tongkol jagung, nilai Maximum Dry Density (MDD) mengalami peningkatan menjadi 1,566 gr/cm3, tetapi saat ditambahkan 10% dan 15% abu tongkol jagung, nilai Maximum Dry Density (MDD) mengalami penurunan menjadi 1,538 gr/cm3 dan 1,516 gr/cm3. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung