Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Belasari, (NIM. 5021711031)
Subject
H Social Sciences (General)
Datestamp
2022-04-28 03:17:13
Abstract :
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah progam dalam penanganan kawasan kumuh baik di Desa maupun di kota dalam penanggulangan kemiskinan. Program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar untuk meningkatkan kawasan yang layak huni. Banyaknya wilayah kumuh baik di perkotaan maupun di Desa membuat pemerintah lebih jeli lagi dalam menghadapinya. Seperti halnya pertumbuhan penduduk bisa menimbulkan munculnya kawasan permukiman kumuh yang sering dilihat sebagai suatu permasalahan dari setiap daerah. Untuk mengurangi permasalahan tersebut, salah satu program pemerintah adalah Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan dan pencapaian yang telah dicapai oleh Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Daerah yang dikatakan kumuh apabila mencakup tujuh aspek yaitu dilihat dari kondisi bangunan gedung, kondisi jalan lingkungan, kondisi parit-parit atau gorong-gorong (drainase), kondisi pengelolaan air limbah, kondisi pengelolaan persampahan dan kondisi pengaman kebakaran. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kebijakan publik dari William N Dunn untuk menganalisis implementasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Menurut William N Dunn dalam kebijakan publik ada beberapa tahapan yaitu agenda setting, formulasi kebijakan, implementasi kebijakan dan penilaian kebijakan. Penelitian ini memfokuskan Implementasi program yang
terdiri dari proses pelaksanaan dan juga pencapaian apa saja yang telah dicapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif deskriptif sumber data primernya adalah wawancara dengan 11 informan. Informan tersebut dari ketua penanggungjawab program ini, kepala Desa dan Lurah, Ketua LKM dari Kelurahan Tanjung dan Desa Air Putih maupun yang terakhir 3 masyarakat Keluarahan Tanjung dan 3 masyarakat Desa Air Putih. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi di kedua Daerah tersebut cukup berhasil. Dilihat dari proses pelaksanaan program ini, tepatnya di kedua Daerah mengalami perubahan yang awalnya kumuh menjadi berkurang kekumuhannya. Selanjutnya untuk pencapaian sendiri kedua Daerah tersebut sudah dibangun pembangunan infrastruktur agar masyarakat sekitar terbantu dengan adanya Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) ini, walaupun belum sepenuhnya terwujud dari beberapa aspek tersebut. Dengan hal ini untuk implementasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di kedua Daerah tersebut cukup berhasil.