DETAIL DOCUMENT
Konflik sosial masyarakat dan kapal isap produksi (kip) di perairan matras Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Ronaldy Escobar, (NIM, 5011611043)
Subject
HM Sociology 
Datestamp
2022-05-30 02:47:44 
Abstract :
Fenomena Konflik Sosial Yang terjadi di tengah masyarakat akibat adanya aktivitas pertambangan khususnya pertambangan Timah di Bangka Belitung kian marak terjadi dan menjadi sorotan berbagai media khususnya yang terjadi di Perairan Matras Sungailiat, dimana permasalahan konflik sosial muncul akibat adanya aktivitas pertambangan timah laut yang dilakukan oleh Kapal Isap Produksi (KIP) menimbulkan berbagai masalah yakni konflik yang terjadi di tengah masyarakat Matras. seperti yang diketahui perairan Matras merupakan salah satu wilayah tangkap dari masyarakat yang berprofesi sebagai Nelayan Tradisional, sedangkan dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pertambangan ini sangat berdampak pada kelestarian laut yang ada sehingga mengancam kelangsungan hidup nelayan setempat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana dinamika konflik yang muncul terkait permasalahan pengoperasian Kapal Isap Produksi di perairan Matras. Adapun penelitiaan ini menggunakan teori konflik dari Ralf Dahendorf yang beramsumsi bahwasannya tugas pertama untuk menganalisis konflik adalah mengindentifikasi berbagai peran otoritas, dan perbedaan kepentingan antar kelompok yang mempengaruhi konflik dapat terjadi, sehingga peneliti menggunakan teori konflik dari Ralf Dahendorf untuk melihat dinamika konflik yang terjadi terkait pengoperasian Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study) yang bermaksud untuk mendeskripsikan hasil penelitian dan berusaha menemukan gambaran menyeluruh mengenai suatu keadaan,dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan skunder yang didaptkan dengan hasil wawancara dengan infotrman. Penelitian ini mengambil informan sebanyak 6 orang yang terlibat dalam konflik yang terjadi di tengah masyarakat Matras terkait pengoperasian Kapal Isap Produksi di perairan Matras, yang notabennya mereka yang berstatus sebagai nelayan dan pemuda Matras. hasil temuan dari penelitian ini maka terdapat 3tahapan dinamika konflik yang muncul terkait pengoperasian Kapal Isap Produksi di perairan Matras yaitu, pertama adanya Distribusi otoritas, kedua Kepentingan dan pertentang, ketiga kondisi-kondisi yang mengakibat konflik. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung