DETAIL DOCUMENT
Strategi pemasaran politik pasangan calon Didit Srigusjaya dan Korari Suwondo dalam pilkada Bangka Tengah tahun 2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Lara Pebrianti, (NIM. 5021711024)
Subject
JA Political science (General) 
Datestamp
2022-06-08 01:27:01 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk strategi pemasaran politik serta tantangan yang dihadapi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati (Didit Srigusjaya dan Korari Suwondo) dalam memenangkan kontestasi Pilkada di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2020. Sebagai paslon yang dianggap kuat namun ternyata kalah, ternyata dalam sejarah kepemiluan yang terjadi di Bangka Belitung kandidat yang diusung dari partai yang sama tidak pernah berhasil memenangkan kontestasi pemilu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori political marketing (pemasaran politik) oleh Denny JA. 8P dalam proses pemasaran politik model Denny JA dalam penelitian ini yaitu, Pro-Innovation, Public opinion, Polling, Profilling (voter segmentation), Positioning, Product, Pull marketing, dan Push marketing. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang sumber data primer didapatkan dari hasil wawancara tidak terstruktur dengan jumlah 9 informan. Analisis data memiliki tiga tahapan yaitu, reduksi data, display data (penyajian data), dan verification (penarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian ini menunjukkan strategi pemasaran politik yang dilakukan oleh paslon Didit Srigusjaya dan Korari Suwondo dengan analisis menggunakan teori Denny JA, dari 8P strategi kampanye dilakukan oleh Paslon Berdikari masih terdapat banyak celah-celah, hal tersebut menjadi faktor kekalahan paslon Berdikari dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2020. Selain itu tantangan strategi pemasaran politik yang dihadapi paslon Didit-Korari yaitu Pandemi Covid-19, Money Politic, dan pergantian calon bupati dari paslon Beriman. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung