Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Abi Agung Pandawa, (NIM. 1021711002)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2022-08-03 06:38:18
Abstract :
PLTS merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan sinar matahari berupa radiasi sinar matahari yang kemudian akan dikonversikan menjadi energi listrik melalui sel surya (photovoltaic). Panel surya rata-rata mempunyai efektifitas kerja yang baik pada suhu 25o C sedangkan suhu rata-rata di Indonesia berkisar antara 30-35o C. Panas yang berlebihan akan menyebabkan menurunnya kemampuan untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini menggunakan panel surya 280 WP dengan jenis polycrystalline dengan menambahkan pendingin pada bagian permukaan dan belakang panel. Menggunakan 3 metode penyiraman yaitu penyiraman pada permukaan, penyiraman pada belakang, dan penyiraman pada permukaan dan belakang panel. Setelah dilakukan pendinginan didapatkan hasil penyiraman pada permukaan menghasilkan tegangan tertinggi 17,7V dan arus tertinggi 9,1A dengan efisiensi sebesar 6,37%. Pada saat dilakukan penyiraman pada belakang panel menghasilkan tegangan tertinggi 17,4V dan arus tertinggi 9,1A dengan efisiensi sebesar 6,26%. Kemudian saat dilakukan penyiraman pada permukaan dan belakang panel menghasilkan tegangan tertinggi 18V dan arus tertinggi 9,2A dengan efisiensi sebesar 6,55%. Suhu panel surya setelah dilakukan penyiraman pada permukaan dan belakang panel didapatkan suhu tertinggi 38 oC dan suhu terendah 28 oC. Efisiensi panel surya yang dipengaruhi oleh suhu permukaan panel didapatkan efisiensi tertinggi 10,96 % dan efisiensi panel surya terendah 0,17 %.