Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Herlena Novrilianty, (NIM. 2071711025)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2022-07-11 02:06:41
Abstract :
Plankton adalah organisme mikroskopis yang memiliki peranan yang sangat penting yaitu sebagai dasar dari kehidupan khususnya dalam kehidupan perairan pelagis. Plankton digolongkan menjadi dua jenis yaitu : fitoplankton dan zooplankton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis plankton, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi serta mengidentifikasi hubungan keanekaragaman jenis plankton dengan parameter fisika kimia dengan analisis statistik di Perairan Batu Belubang dan Pulau Panjang. Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada bulan Bulan Maret 2021 di Perairan Batu Belubang dan Pulau Panjang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode random sampling dimana berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan. Jenis plankton yang ditemukan pada Perairan Batu Belubang adalah 22 spesies yang terdiri dari 3 genus zooplankton dan 11 genus fitoplankton. Sedangkan Jenis plankton yang ditemukan pada Perairan Pulau Panjang adalah 19 spesies yang terdiri dari 2 genus zooplankton dan 10 genus fitoplankton. Nilai perhitungan indeks ekologi yang terdiri dari nilai indeks keanekaragaman (H?) pada Perairan Batu Belubang berkisar antara 2,280-1,839 termasuk kategori sedang. Nilai indeks keanekaragaman (H?) pada Perairan Pulau Panjang berkisar antara 2,359-1,671 termasuk kategori sedang, nilai keseragaman (E) pada Perairan Batu Belubang berkisar antara 0,917-0,837 termasuk kategori tinggi. Nilai keseragaman (E) pada Perairan Pulau Panjang berkisar antara 0,950-0,760 termasuk kategori tinggi, dan nilai indeks dominansi (D) pada Perairan Batu Belubang berkisar antara 0,194-0,117 termasuk kategori rendah. Nilai indeks dominansi (D) pada Perairan Pulau Panjang berkisar antara 0,242-0,107 termasuk kategori rendah. Hasil korelasi spearman pada Perairan Batu Belubang dan Pulau Panjang diperoleh salinitas, kecerahan, dan kecepatan arus berkorelasi positif dan searah dengan keanekaragaman plankton. Sedangkan suhu, pH, dan DO berkorelasi negatif dan berlawanan arah dengan keanekaragaman plankton.