Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Fauziah Ustrati, (NIM. 1041511023)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2022-07-11 02:08:33
Abstract :
Berubahnya tata guna lahan akibat pembangunan Gedung Rektorat di Kawasan Universitas Bangka Belitung berdampak pada menurunnya kuantitas air yang meresap ke dalam tanah. Air permukaan berupa air hujan yang tidak dimanfaatkan akan menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah debit aliran pada saluran drainase. Selain itu, ketergantungan dalam penggunaan air tanah secara berlebihan untuk jangka panjang akan menyebabkan penurunan permukaan tanah. Oleh karena itu, pemanfaatan air hujan dapat menjadi alternatif mengurangi pemakaian air tanah. Salah satu konservasi air yang dapat dilakukan adalah pemanenan air hujan dengan cara menampung air hujan ke dalam bak tampungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain ukuran penampung air hujan dan besar biaya yang dikeluarkan untuk penampung air hujan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2016 untuk menghitung rencana anggaran biaya pembangunan penampung air hujan, sedangkan untuk mendesain ukuran penampung air hujan menggunakan Permen PU No.01/PRT/M/2009. Hasil perhitungan penampung air hujan Gedung Rektorat Universitas Bangka Belitung yaitu volume tampungan sebesar 76 m3 yang berupa tiga buah tangki air berkapasitas 2m3 atau 2000 liter dan satu buah bak tampungan berukuran 5m x 4m x 3,5m, yang dapat memenuhi kebutuhan air baku 91 pegawai. Perencanaan pembangunan penampung air hujan Gedung Retorat Universitas Bangka Belitung memerlukan biaya sebesar Rp 147.453.000,00.