Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Abdul Kholil, (NIM. 1031611002)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2022-09-09 03:18:29
Abstract :
Keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan pertambangan menjadi bagian yang harus diutamakan guna menjamin setiap pekerja aman dan selamat dalam melakukan operasional kerja. PT Berkat Berjaya Sejahtera mencatat kejadian berbahaya pada September 2020 di lokasi tambang semprot berupa tanah longsor. Kejadian ini mengakibatkan rusaknya instalasi pipa pompa hisap, 6 batang pipa penyalur dan ekspos material kaksa tertimbun, serta hilangnya jam kerja selama seminggu. Adanya bahaya dan risiko kerja yang berpotensi mencederai pekerja dan menghambat operasional, PT Berkat Berjaya Sejahtera melakukan upaya audit sistem manajemen keselamatan pada operasional tambangnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat penerapan sistem manajemen keselamatan pertambangan yang telah diterapkan di perusahaan berdasarkan Kepdirjen Minerba No. 185k/DJB/2019. Metode penelitian meliputi tinjauan dokumen keselamatan pertambangan, observasi area kerja, wawancara dan konsultasi aspek penerapan kesealamatan tujuh elemen sistem manajemen keselamatan pertambangan. Analisa data dilakukan dengan scoring tiap-tiap elemen mengacu pada Lampiran II Kepdirjen Minerba No. 185k/DJB/2019 untuk menganalisis kesenjangan pada pemenuhan nilai elemen-elemen sistem manajemen keselamatan pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan SMKP oleh PT Berkat Berjaya Sejahtera sebesar 23% dengan rincian raihan elemen kebijakan 4% dari 10%, elemen perencanaan 5% dari 15%, elemen organisasi dan personel 5% dari 17%, elemen implementasi 5% dari 35%, elemen pemantauan, evaluasi, tinjauan sebesar 5% dari 15%, elemen dokumentasi 0% dari 3%, dan elemen tinjauan manajemen 0% dari 5%. Identifikasi temuan ketidaksesuaian diperoleh hasil sebanyak 16 temuan kategori kritikal, 15 temuan kategori mayor, dan 8 temuan kategori minor. Upaya perbaikan rendahnya implementasi SMKP meningkatkan persentase penerapan sebesar 7% menjadi 30%.