Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Akbar Rulla, (NIM. 1021511006)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2022-09-09 03:21:38
Abstract :
Sistem kelistrikan Sungailiat pada jaringan distribusi masih ada yang menggunakan sistem jaringan radial yang memiliki satu aliran daya ke beban sehingga menyebabkan kualitas tegangan ujung menjadi rendah atau menurun. Apalagi ditambah dengan panjangnya saluran pendistribuan dan luasnya jangkauan maka jatuh tegangan adalah masalah utamanya. Penelitian ini membandingkan aliran daya sebelum dan setelah dilakukan tapping trafo. Hasil yang diperoleh sebelum dilakukan tapping trafo sistem Sungailiat tegangan ujung pada penyulang Bintet sebesar 17,07 kV serta memiliki tegangan pangkal yang berada pada tegangan 18,39 kV. Setelah dilakukan tapping trafo tegangan ujung pada penyulang membaik menjadi 18,97 kV dengan tegangan pangkal sebesar 20,14 kV. Besar tapping trafo pada tiap-tiap sumber yaitu PLTD Belinyu sebesar -9 % pada sisi primernya , PLTD Merawang sebesar 2 % pada sisi sekundernya , GI Sungailiat sebesar -3,5% pada sisi primernya, dan Biogas PT GPL sebesar 3,5% pada sisi sekundernya dengan memperhatikan batas over voltagenya. Dilakukan tapping trafo yang dilakukan pada tiap-tiap sumber akan memperbaiki nilai tegangan pangkal dan tegangan ujung tiap-tiap penyulang serta memperkecil nilai rugi-rugi daya keseluruhan dari 1,250 MW menjadi sebesar 1.160 MW.