Abstract :
Kehadiran revolusi industri 4.0 menjadi tantangan yang besar bagi industri kecil dan menengah (IKM). Efesien dan efektif, cepat dan tanggap serta persaingan yang semakin ketat mengharuskan pelaku IKM seperti IKM pengolahan hasil laut di Desa Kurau Barat beserta dukungan dari pemerintah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan IKM pengolahan hasil laut di Desa Kurau Barat dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Sampel dari penelitian ini adalah 31 pelaku industri kecil dan menengah di Desa Kurau Barat Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode survei dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Tingkat Kesiapan diukur melalui lima indikator meliputi manajemen dan organisasi, orang dan budaya, teknologi, produk dan layanan, serta operasi pabrik. Hasil analisis menunjukan bahwa pelaku IKM memiliki kesiapan sebesar 21,5 % pada manajemen dan organisasi, 45,1 % pada orang dan budaya, 27,9 % pada produk dan layanan, 42,7% pada teknologi, serta 8,8 % pada operasi pabrik. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kesiapan para pelaku ikm adalah 29% dan berada pada level 1 yakni berada pada kesiapan awal untuk bertransformasi dalam implementasi menuju revolusi industri 4.0.