Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Al Adiyat Rhama Rivai, (NIM. 2051611002)
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2022-08-11 02:02:54
Abstract :
Salah satu cara untuk menggali dan meningkatkan nilai tambah bagi lingkungan dan sumber daya alam ialah dengan upaya memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan seperti pesisir dan lautan sebagai salah satu kawasan objek wisata atau yang lebih dikenal dengan wisata alam. Metode valuasi nilai lingkungan khususnya untuk mengukur nilai ekonomi kawasan wisata bahari yang paling banyak dipakai adalah travel cost method/ TCM, metode ini umum diterapkan di dalam analisa manfaat biaya dalam penilaian kerusakan terhadap sumberdaya alam dimana nilai-nilai rekreasi memiliki perannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kunjungan dan menghitung nilai ekonomi dari Pantai Batu Rakit di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2021 sampai dengan bulan Juni 2022 di Desa Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebesar 100 orang pengunjung. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi liniear berganda serta Travel Cost Method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memengaruhi jumlah kunjungan di Pantai Batu Rakit yaitu jarak, umur, pekerjaan, pendapatan, alasan berkunjung, lama perjalanan, keadaan pantai, fasilitas wisata dan biaya perjalanan. Dengan variabel paling dominan dipengaruhi oleh faktor lama perjalaman responden. Nilai ekonomi Pantai Batu Rakit berdasarkan pendekatan Individual Travel Cost Method adalah sebesar 3.43564714 per 1.000 penduduk/ tahun dan nilai ekomoni total pada tahun 2021 ialah sebesar Rp96.786.957,- / tahun.