DETAIL DOCUMENT
Pengaruh lama waktu fermentasi terhadap produksi bioetanol dengan menggunakan bahan karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Chalissa Andini Puteri, (NIM. 1011811004)
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2023-02-20 01:39:32 
Abstract :
Peningkatan dalam kebutuhan BBM terjadi disetiap tahunnya. Namun, ketersediaan bahan bakar fosil saat ini semakin lama semakin menipis. Salah satu solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan, salah satunya adalah bioetanol. Akan tetapi bioetanol memiliki kelemahan yaitu bahan baku yang digunakan bisa mengancam stok pangan manusia dan dikhawatirkan dapat berkurangnya penyediaan bahan pangan. Maka dari itu dicarilah bahan alternatif yang bisa menggantikan bahan pangan tersebut berupa buah karamunting. Buah karamunting merupakan buah yang banyak tumbuh di daerah Kepulauan Bangka Belitung dan jarang dimanfaatkan. Didalam buah karamunting terdapat kandungan gula sebesar 19,96% dan memiliki kandungan methanol atau alkohol yang cukup tinggi, dengan kandungan tersebut dapat berpotensi sebagai bahan pembuatan bioetanol. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan agar mengetahui pengaruh lama waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan dari buah karamunting. Metode penelitian yang diterapkan dimulai dengan mempersiapkan bahan baku, hidrolisis, fermentasi, destilasi dan pengukuran kadar bioetanol menggunakan refraktometer alkohol. Hasil kadar bioetanol yang didapatkan dengan memvariasikan lama waktu fermentasi 5 hari, 7 hari, dan 9 hari adalah 47 %, 49,6 %, 22,5 %. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung