Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Haikal, (NIM. 2061811031)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2022-09-22 02:29:14
Abstract :
Budidaya kepiting bakau (Scylla serrata) cangkang lunak (soft crab) menggunakan sistem apartemen menjadi inovasi baru untuk memanfaatkan lahan sempit. Salinitas dan kualitas air lainnya lebih terkontrol dengan sistem resirkulasi tertutup. Namun terdapat kendala dalam proses budidaya kepiting soka sistem apartemen yaitu waktu molting kepiting yang tidak serentak. Salah satu metode untuk mempercepat molting adalah dengan memotong organ kaki jalan, capit dan kaki renang. Penelitian ini berupaya mengetahui kecepatan waktu molting kepiting bakau dalam sistem apartemen dengan perlakuan salinitas dan pemotongan capit dan kaki renang. Tidak terjadi molting pada Kepiting Bakau yang dipelihara pada salinitas 4 ppt. Pemeliharaan pada salinitas 7 ppt mencapai waktu molting tercepat pada perlakuan mutilasi semua kaki dan capit yaitu 26,64 hari, sementara pada salinitas 10 ppt mencapai molting pada hari ke 27,85 untuk perlakuan mutilasi kaki non capit.