DETAIL DOCUMENT
Konflik lahan pada ekspansi perkebunan kelapa sawit di Desa Mendo Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Diaz Vanisha, (NIM. 5021711018)
Subject
JC Political theory 
Datestamp
2022-09-09 08:30:11 
Abstract :
Penelitian ini mengangkat tentang konflik lahan pada ekspansi perkebunan kelapa sawit di Desa Mendo, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Konflik ini bermula ketika industri perkebunan kelapa sawit mulai berekspansi ke lahan hutan Desa Mendo. Kehadiran perusaan ini membuat konflik di dalam masyarakat Desa Mendo dan juga perusahaan dikarenakan terdapatnya perbedaan kepentingan. Terdapat dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang hadir di Desa Mendo dan memiliki tiap kelompok masyarakat di belakangnya. Kehadiran dua perusahaan ini menuai persetujuan dan penolakan dari masyarakat Desa Mendo, yang kemudian menyebabkan konflik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang penyebab konflik lahan di Desa Mendo dan mengidentifikasi sikap, perilaku dan kontradiksi dalam konflik ini. Penelitian ini menggunakan konsep Segitiga Konflik dari Johan Galtung sebagai landasan dasar penelitian. Terkait konsep segitiga tersebut terdapat tiga komponen analisis Galtung, yakni sikap, perilaku dan kontradiksi pihak yang terlibat dalam konflik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang sumber data primernya berasal dari wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi untuk memperoleh data lanjutan. Dalam menentukan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penyebab konflik lahan ada dua yaitu, ekspansi dua perusahaan kelapa sawit ke lahan hutan Desa Mendo yakni PT SAML dan PT FAL dan perbedaan kepentingan yang ada dalam masyarakat Desa Mendo setelah dua perusahaan tersebut hadir. Penelitian ini juga berhasil menganalisis bagaimana sifat, perilaku dan kontradiksi yang ada di dalam konflik ini. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung