DETAIL DOCUMENT
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Abu Ampas Tebu dan Semen terhadap Kuat Geser dan Pemadatan Tanah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Revia Defika Putri, (NIM. 1041711041)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2023-01-02 01:27:22 
Abstract :
Tanah lempung termasuk jenis tanah yang daya dukungnya rendah. Kondisi tanah dikatakan stabil jika mempunyai daya dukung yang memadai agar pembebanan diatasnya dapat tertahan. Salah satu cara untuk memperbaiki daya dukung tanah lempung yaitu dengan menggunakan bahan campuran sebagai bahan stabilisasi. Pada penelitian ini, dilakukan usaha perbaikan tanah lempung pada daerah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pangkalpinang, Kecamatan Rangkui, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggunakan bahan campur yang digunakan sebagai bahan stabilisasi adalah abu ampas tebu dan semen dengan persentase abu ampas tebu 5%, 10% dan 15% dan semen sebanyak 5% dari berat kering tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan 5%, 10% dan 15% abu ampas tebu dan 5% semen yang ditinjau dari nilai kuat geser tanah dan pemadatan tanah. Standar pengujian menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian yang didapat bahwa nilai kohesi dan nilai sudut geser tanah meningkat dengan bertambahnya persentase abu ampas tebu ditambah 5% semen, sehingga kuat geser tanah lempung juga meningkat dari 48.558 kN/m2 untuk tanah lempung asli menjadi 71.217 kN/m2 dengan variasi tanah lempung dicampur 15% abu ampas tebu ditambah 5% semen. Pada pengujian pemadatan, nilai MDD meningkat dengan bertambahnya persentase abu ampas tebu ditambah dengan 5% semen dari 1,496 gr/cm3 untuk tanah lempung asli menjadi 1,630 gr/cm3 dengan variasi tanah lempung dicampur 15% abu ampas tebu ditambah 5% semen. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung