DETAIL DOCUMENT
Rancang bangun mesin pencacah sampah organik menjadi bahan pupuk kompos
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Nurdiansyah, (NIM. 1011711009)
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2023-02-21 01:44:23 
Abstract :
Mesin pencacah sampah organik adalah alat yang digunakan untuk merajang/mencacah sehingga menjadi potongan-potongan kecil dengan ukuran sekitar 1-4 cm. Sampah organik berupa ranting kayu Ketapang, kedondong, durian, pelepah kelapa, dan batang ubi yang nantinya dicacah untuk dijadikan bahan pupuk kompos. Mesin pencacah sampah organik dibuat dengan konstruksi pisau putar (rotary blade), Satu poros yang terdiri dari 4 pisau bergerak dengan kemiringan mata pisau 20o dan 1 mata pisau tetap dengan menggunakan mata pisau penarik secara otomatis dengan kemiringan mata pisau 150 untuk menarik ranting pohon ke mata pisau pencacah. Konstruksi mesin dibuat portabel dengan penggerak berupa mesin bensin sebesar 7 hp. Dimensi mesin dengan panjang 1035 mm, lebar 320 mm, tinggi 955 mm agar mudah dipindah dan dioperasikan di dalam atau di luar ruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi mesin menggunakan ranting pohon ketapang sebesar 103,29 kg/jam, ranting pohon kedondong sebesar 174,53 kg/jam, ranting pohon durian sebesar 80 kg/jam, pelepah kelapa sebesar 282,96 kg/jam dan batang ubi sebesar 218,80 kg/jam. Efesiensi produksi mesin menggunakan ranting pohon ketapang sebesar 88,83%, ranting pohon kedondong sebesar 82,03%, ranting pohon durian sebesar 80,8%, pelepah kelapa sebesar 76,4% dan batang ubi sebesar 91,9%. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung