Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Rindiani Amanta, (NIM. 2011811041)
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2022-12-13 01:42:10
Abstract :
Hama Spodoptera frugiperda merupakan hama yang berasal dari daerah tropis Amerika Serikat hingga Argentina dan masuk ke Indonesia pada awal 2019. Spodoptera frugiperda menjadi hama invasif pada tanaman jagung di Indonesiadan memberikan kerusakan yang cukup parah. Salah satu alternatif untuk mengendalikan hama tersebut adalah menggunakan insektisida nabati yang berasal dari batang lengkuas yang di ekstrak menjadi oleoresin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh oleoresin batang lengkuas terhadap perilaku dan pertumbuhan S. frugiperda serta mengetahui konsentrasi larutan oleoresin batang lengkuas terbaik mengendalikan mortalitas hama. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022 di Laboratorium Agroteknologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu ekstrak oleoresin batang lengkuas dengan 6 taraf perlakuan yaitu akuades (P0),
konsentrasi 1% (P1), konsentrasi 3% (P2), konsentrasi 5% (P3), konsentrasi 7% (P4), dan konsetrasi 10% (P5) tiap taraf diulang sebanyak 4 kali terdapat 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 3 ulat pada wadah terpisah sehingga diperlukan 72 ulat S. frugiperda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa oleoresin batang lengkuas berpengaruh sangat nyata pada peubah bobot larva, namun berpengaruh tidak nyata pada peubah lainnya. Larva S. frugiperda yang diaplikasi oleoresin batang lengkuas mengalami perubahan perilaku, perubahan warna dan pertumbuhan larva menjadi terhambat. Oleoresin batang lengkuas mengandung senyawa aktif yang memiliki kemampuan repellent dan antifeedant. Oleoresin batang lengkuas dengan konsentrasi 10% merupakan konsentrasi memiliki kecenderungan dalam mengendalikan larva hama S. frugiperda.