Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Nadia Yurenza, (NIM. 2011811064)
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2022-12-13 01:54:57
Abstract :
Lalat buah merupakan hama utama yang banyak menyerang tanaman buah-buahan dan sayur-sayuran dengan merusak kualitas dan kuantitas produksi. Saat ini pengedalian lalat buah banyak menggunakan insektisida kimia. Pengunaan insektisida kimia yang berlebihan memiliki dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan menggunakan oleoresin gulma daun siam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh oleoresin gulma daun siam dan konsentrasi terbaik dalam meningkatkan mortalitas hama lalat buah (Zeugodacus cucurbitae). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 ? April 2022 di Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu: N0 (Aquades), N1( Oleoresin 2%), N2 (Oleoresin 4%), N3(Oleoresin 6%), N4 (Oleoresin 8%), N5 (Oleoresin 10%) tiap taraf diulang sebanyak 4 kali terdapat 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 ekor lalat buah sehingga diperlukan 120 ekor lalat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian oleoresin gulma daun siam memiliki pengaruh terhadap lalat buah yang mati, tingkat mortalitas, laju mortalitas dan perubahan warna pada lalat buah. Oleoresin gulma daun siam mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan seskuiterpenoid yang bersifat toksik dan juga berperan sebagai antifeedant dan repellent. Perlakuan oleoresin gulma daun siam konsentrasi 10% merupakan perlakuan yang relatif dapat meningkatkan mortalitas hama lalat buah.