DETAIL DOCUMENT
Analisis break even point dan margin of safety biaya peledakan batu granit tahun 2020 di PT Aditya Buana Inter kabupaten Bangka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Tara Diamon, (NIM. 1031511048)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy 
Datestamp
2023-01-09 03:42:30 
Abstract :
PT Aditya Buana Inter merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu granit yang terletak di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Penelitian ini dilatarbelakangi biaya variabel kegiatan peledakan yang meningkat cukup signifikan sehingga akan mempengaruhi nilai break even point dan margin of safety. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui batas minimum produksi dan jumlah penurunan maksimal penjualan agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data berupa geomteri peledakan aktual, biaya tetap, biaya variabel, harga jual dan volume penjualan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis BEP dan MOS. Analisis BEP dilakukan dengan memisahkan biaya ke dalam biaya tetap dan biaya variabel. Berdasarkan perhitungan dari geometri peledakan yaitu, burden 2,5 m, spasi 2,5 m, kedalaman 6 m dan jumlah lubang ledak sebanyak 2.340 lubang diperoleh volume peledakan Tahun 2020 adalah sebesar 149.137 m3. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan peledakan tersebut terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 881.821.680 dan biaya variabel sebesar Rp 1.200.449.260 dengan total biaya sebesar Rp 2.082.270.940. Tahun 2020 kondisi BEP volume peledakan adalah sebesar 6.700 m3 dan BEP rupiah sebesar Rp 1.102.277.100 dengan biaya yang dikeluarkan per m3 batu granit sebesar Rp 34.896/m3. Tahun 2020 volume penjualan batu belah adalah 59.670 m3 dan harga jual batu belah granit adalah Rp 166.500/m3, sehingga laba yang diperoleh sebesar Rp 5.770.539.740, sedangkan MOS kegiatan peledakan Tahun 2020 adalah 88,9 % atau dalam rupiah sebesar Rp 8.832.777.900. Berdasarkan data di atas, dapat dikatakan bahwa pada Tahun 2020 PT ABI tidak dapat mencapai target produksi sebesar 180.000 m3/tahun karena geometri peledakan yang masih kurang baik, namun tidak mengalami kerugian karena volume produksi yang dicapai sudah melewati BEP dan selama penjualan tidak menurun lebih dari 88,9 % atau setara Rp 8.832.777.900, maka PT ABI tidak akan mengalami kerugian. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung