Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Ade Febriyanti, (NIM. 2031711001)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2023-01-27 08:38:41
Abstract :
Kawasan mangrove Desa Penagan mempunyai nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi. Ekosistem mangrove disini dihuni oleh biota perairan seperti kelompok gastropoda. Hewan ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk konsumsi maupun diperdagangkan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis, menganalisis keanekaragaman, kepadatan dan pola sebaran gastropoda di kawasan mangrove Desa Penagan. Selain itu juga untuk mengidentifikasi jenis dan kerapatan mangrove serta menganalisis hubungan gastropoda dengan faktor lingkungan pada kawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2020 - Januari 2021. Pengambilan data mangrove dilakukan dengan menganalisis vegetasi secara purposive sampling pada 3 stasiun berbeda. Hubungan gastropoda dengan faktor lingkungan dianalisis dengan menggunakan PCA (Principal component analysis). Hasil penelitian diperoleh jumlah gastropoda yang ditemukan sebanyak 1989 individu yang terdiri dari 20 jenis dari 8 famili yaitu Cerithiidae, Ellobiidae, Littorinidae, Muricidae, Nassariidae, Neritidae, Potamididae dan Thiaridae. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi ditemukan pada stasiun II yaitu 2,13, sedangkan nilai terendah diperoleh pada stasiun I yaitu 1,08. Kepadatan jenis dan kepadatan relatif gastropoda yang tertinggi terdapat pada stasiun 3 yaitu 7,70 (ind/m²). Gastropoda secara umum memiliki pola sebaran seragam di setiap stasiun pengamatan. Terdapat 4 jenis mangrove yaitu Rhizophora apiculata, Avicennia alba, Ceriops decandra dan Lumnitzera racemosa. Jenis terakhir memiliki kerapatan mangrove tertinggi. Hubungan gastropoda dengan faktor lingkungan menunjukkan pengaruh yang nyata dalam kelangsungan hidup untuk memperoleh makanan dan mempertahankan kondisi lingkungan.