Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Basok Arifin, (NIM. 5011211007)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2018-06-26 06:50:16
Abstract :
Beragamnya etnis yang ada di Pasar Pagi Sungaiselan menyebabkan relasi yang semakin kompleks. Artinya semakin banyak kemungkinan terbentuknya berbagai macam relasi antar etnis dalam aktivitas perdagangan tersebut. Hal ini kemudian mengharuskan masyarakat yang berbeda etnis/suku bangsa untuk mampu berinteraksi dengan berbagai perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing etnis/suku bangsa, yang pada akhirnya lebih mengarah pada konformitas dan integrasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konformitas dan integrasi pada relasi antar etnis di Pasar Pagi Sungaiselan serta untuk mengetahui proses terbentuknya konformitas dan integrasi di pasar tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Pasar Pagi Sungaiselan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan 15 orang. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teori identitas sosial dari Henry Tajfel. Teori ini digunakan penulis untuk menganalisis konformitas dan integrasi dan bagaimana proses terbentuknya pada relasi antar etnis dalam aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Sungaiselan. Seperti yang diungkapkan oleh Tajfel, bahwa identitas sosial digunakan oleh seseorang untuk menentukan tindakan mereka sesuai dengan nilai yang berlaku dalam kelompok sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi yang terbentuk tidak mengarah ke pertentangan atau konflik. Hal ini terlihat dari relasi semua aktor dalam aktivitas perdagangan yang terlihat baik. Relasi yang terlihat yaitu konformitas dan integrasi. Terbentuknya konformitas dan integrasi melalui proses pertama terdap wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi. Kedua tingkat intensitas pertemuan yang relatif tinggi menyebabkan hubungan yang terjalin tidak sekedar untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi melainkan juga hubungan sosial. Terbentuknya konformitas dan integrasi di Pasar Pagi Sungaiselan yang dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu faktor ekonomi, kepercayaan dan sikap saling menghargai dan kepedulian sosial.