Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Marlina, (NIM. 1051711025)
Subject
QC Physics
Datestamp
2023-01-19 03:11:18
Abstract :
Kepulauan Bangka Belitung yang dikenal sebagai daerah penghasil timah terbesar di Indonesia memiliki potensi energi surya yang tinggi. Oleh karena itu, menarik untuk memanfaatkan lahan pasca tambang timah sebagai daerah instalasi pembangkit listrik tenaga surya. Namun, pada daerah pasca tambang timah terdapat limbah pasir tailing yang dikhawatirkan dapat mendegradasi performa fotovoltaik ketika terdeposisi di permukaan fotovoltaik. Adapun penurunan tegangan dan arus pada tanggal 9 januari dengan massa 15 gram menghasilkan masing-masing 1,35% dan 11,55% sedangkan untuk massa 20 gram menghasilkan masing-masing 5,23% dan 7,32%. Tanggal 10 januari menghasilkan penurunan tegangan dan arus dengan massa 15 gram menghasilkan nilai sebesar 5,63% dan 7,56% sedangkan untuk massa 20 gram menghasilkan nilai sebesar 9,78% dan 14,75% pada tanggal 14 januari menghasilkan penurunan tegangan dan arus dengan massa 15 gram menghasilkan nilai 1,70% dan 5,01% untuk massa 20 gram menghasilkan nilai 6,04% dan 11,29%. Sehingga dengan adanya debu yang melapisi permukaan fotovoltaik akan mempengaruhi nilai tegangan, arus, kelembaban, suhu, intensitas cahaya dan daya.