Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Fiqry Pratama, (NIM. 2021511026)
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2023-01-24 02:09:39
Abstract :
Produksi ikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan sebesar dari 203.81 ton pada tahun 2014 menjadi 228.520 ton pada tahun 2018. Banyaknya produksi ini menyebabkan meningkatnya usaha rumah tangga pengelolaan dibidang perikanan. Salah satu pengolahan dibidang perikanan tersebut yaitu pengelolaan ikan asin. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan garam dan menyusun strategi pengembangan pengasinan ikan di Kecamatan Sungailiat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021 bertempat di Kecamatan Sungailiatyang terdapat usaha pengolahan ikan asin. Data yang di kumpulkan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya, metode yang digunakan dalam menganalisi data menggunakan Analisis SWOT melalui wawancara Jumlah garam yang digunakan dalam pengasinan di kecamatan sungailiat berkisar antara 50-3000 kg per bulan atau 248,4 Ton garam per tahun dengan harga berkisar Rp 1700 ? Rp 5000/Kg. Garam yang digunakan didapatkan dari toko yang ada di pasar dan juga pengepul. Strategi pengembangan usaha pengasinan ikan di Kecamatan Sungailiat yaitu membangun parbrik atau tempat pembuatan garam di dalam daerah serta melakukan pelatihan dan penyuluhan serta pemberian bantuan modal udaha kepada pelaku usaha ikan asin sehingga usaha tersebut berkembang pesat