DETAIL DOCUMENT
Inventarisasi petani padi sawah dalam penerapan 6t insektisida dan residunya di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Eko Mariyanto, (NIM. 2011811055)
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-01-26 01:50:32 
Abstract :
Wereng batang coklat dan penggerek batang merupakan salah satu hama utama tanaman padi sawah di Desa Rias. Petani menggunakan insektisida kimia dalam mengendalikan hama tersebut. Penggunaan insektisida yang tidak tepat berpotensi menimbulkan dampak negatif pada lingkungan, petani dan hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan 6 T insektisida oleh petani dan residunya di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah survei dan uji laboratorium. Pengujian residu bahan aktif insektisida berdasarkan 5 bahan aktif yang paling banyak digunakan oleh petani. Penentuan responden berdasarkan purposive sampling yaitu petani yang telah menanam padi ? 5 tahun, berumur 25-60 tahun dan responden ditentukan dengan metode snowball. Penerapan 6 T insektisida oleh petani di Desa Rias, secara menyeluruh telah menerapkan tepat cara, tepat waktu dan tepat mutu. Sementara itu penerapan tepat jenis 92.5%, tepat sasaran 60.6% dan tepat dosis 49.3%. Penggunaan alat pelindung diri saat aplikasi insektisida meliputi baju lengan panjang (97,8%), celana panjang (86,7%), masker (88,9%), topi (93,4%) dan sarung tangan (4,4%). Analisis kandungan residu terhadap bahan akif klorpirifos pada sampel gabah dan beras yang diuji sebesar 0,013 mg/kg, sedangkan kandungan residu pada bahan aktif abamektin, klorantranilipol, metomil dan sipermetrin berada dibawah 0,010 mg/kg. Nilai residu klorpirifos tersebut berada di bawah nilai BMR beras (0,5mg/kg) berdasarkan standar nasional Indonesia tahun 2009. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung