DETAIL DOCUMENT
Analisis Kesesuaian Nilai Koefisien Limpasan (C) Pada Daerah Tangkapan Air Kulong Menggunakan Metode Rasional dan Model Nreca
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Sundiah Annisa, (NIM. 1041511065)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2023-01-30 07:23:53 
Abstract :
Kegiatan pertambangan timah menimbulkan dampak yang krusial terhadap kerusakan lingkungan dengan terbentuknya kulong. Kulong merupakan cekungan di permukaan tanah yang digenangi air seperti halnya sungai dan danau. Air kulong bersumber dari air hujan yang menjadi limpasan. Besarnya potensi limpasan dipengaruhi oleh nilai koefisien limpasan (C), oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya nilai C pada daerah tangkapan air kulong menggunakan metode Rasional dan model NRECA serta untuk menganalisis tingkat kesesuaian nilai C pada daerah tangkapan air kulong menggunakan metode Rasional dan model NRECA. Penelitian ini dilakukan pada 3 kulong di Pulau Bangka yakni Kulong PDAM Merawang Kabupaten Bangka, Kulong Spritus Kota Pangkalpinang, dan Kulong Air Kerasak Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis model NRECA untuk menghitung besarnya limpasan pada kulong. Jenis penggunaan lahan dapat diketahui dengan memplotkan nilai C pada Tabel Chow et al (1988) berdasarkan metode Rasional. Perhitungan nilai C Model NRECA dianalisis berdasarkan data curah hujan dan evapotranspirasi selama 5 tahun (2016-2020), nilai C ini diperoleh dari perbandingan total limpasan dengan curah hujan. Perhitungan nilai C metode Rasional dianalisis berdasarkan data penggunaan lahan daerah tangkapan air kulong dari Citra Google Earth selama 5 tahun (2016-2020). Berdasarkan hasil penelitian, nilai C yang diperoleh dari perhitungan dengan menggunakan metode Rasional dan model NRECA pada masing-masing kulong yaitu 0,3657 dan 0,3621 untuk Kulong PDAM Merawang, 0,3390 dan 0,3421 untuk Kulong Spritus serta 0,3206 dan 0,3168 untuk Kulong Air Kerasak. Nilai kesalahan relatif (Kr) dari persentase perbedaan metode untuk Kulong PDAM Merawang sebesar 0,943%, Kulong Spritus 0,443%, dan Kulong Air Kerasak 0,507%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa analisis kesesuaian nilai C pada daerah tangkapan air kulong menggunakan metode Rasional dan model NRECA untuk Kulong PDAM Merawang, Kulong Spritus, dan Kulong Air Kerasak dikategorikan sangat berkesesuaian dengan batas toleransi (?) sebesar <1%. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung