DETAIL DOCUMENT
Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang Menggunakan Material Batu Pecah pada Pantai Tanjung Niur
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Riska Pratiwi, (NIM. 1041511060)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2023-01-30 07:40:39 
Abstract :
Pantai Tanjung Niur menunjukkan bahwa kerusakan pantai terjadi karena cuaca yang tidak menentu (hujan dan angin kencang) dan hempasan gelombang air laut pada musim tertentu. Tingginya tingkat abrasi dan erosi yang terjadi, juga menyebabkan kemunduran garis pantai serta menganggu aktivitas keseharian masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. Tujuan dari perencanaan pemecah gelombang ini adalah untuk mencegah terjadinya erosi pantai yang lebih besar akibat serangan dari gelombang air laut. Material batu pecah dipilih dalam perencanaan ini, karena ketersediaan material yang banyak dan kemudahan akses mobilisasi. Desa Tanjung Niur sendiri terletak paling barat dengan beberapa rumah penduduk dengan luas pemukiman kurang lebih 20 Ha. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder menggunakan metode analisis data angin, analisis data pasang surut, peta batimetri dan data tanah. Hasil penelitian didapatkan dimensi dan desain menggunakan material batu pecah, elevasi puncak struktur, H = 4,86 m tinggi pemecah gelombang, t = 7 m, lebar puncak, lp = 0,7 m lebar dasar pemecah gelombang, B = 34,7 m tebal lapis lindung, t 0,5 m Jumlah batu per 10 m², N = 451 butir berat butir batu lapis pertama, W = 15 kg berat butir batu lapis kedua, W/10 = 7,5 kg berat lapis batu kaki pemecah gelombang, W/10 = 1,5 kg berat butir batu di inti struktur , W/200 = 0,75-1 kg. Struktur pemecah gelombang yang direncanakan pada Pantai Tanjung Niur telah memenuhi syarat bahaya geser dengan nilai stabilitas geser sebesar 1,772 > 1,5 aman, sedangkan bahaya guling tidak memenuhi syarat dengan nilai stabilitas terhadap guling struktur sebesar 1,163 < 1,5 tidak aman. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung