Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Nurul Rahma, (NIM. 5021811009)
Subject
JC Political theory
Datestamp
2023-01-27 07:47:39
Abstract :
Fenomena bos lokal sebagian besar selalu berkaitan dengan politik elektoral. Padahal apabila membahas mengenai permasalahan bosisme lokal atau bos lokal ini sering dijumpai pada masalah-masalah yang sering dianggap kecil dan sepele padahal memiliki dampak yang sangat besar pada masyarakat, yang dimana local bossism ini merupakan kajian politik amat sangat rumit dan bervariasi adanya, seperti pada permasalahan distribusi bahan bakar minyak solar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena local bossism dalam distribusi bahan bakar minyak solar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan konsep Local Bossism oleh John Thayer Sidel sebagai teori utama dalam penelitian dan konsep Rent Seeking oleh Gurdon Tullock dan Anne Kruger sebagai teori tambahannya. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, sumber data primernya berasal dari wawancara yang tidak terstruktur dengan mewawancarai bos lokal, nelayan, dan pegawai (state apparatus). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran local bossism dalam distribusi bahan bakar minyak solar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat menjadi suatu produk yang dihasilkan dari konspirasi dan kolusi aparatus negara dengan bos lokal, yang muncul dari adanya kekuasaan yang dimiliki aparatus negara dan ?wibawa sosial? yang ada pada bos lokal di masyarakat yang dikendalikan itulah yang menyebabkan para bosses atau bossism muncul dan terus tumbuh sebagai kekuatan politik lokal. Adapun faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya fenomena local bossism ini ialah (1) kuatnya posisi bos lokal, (2) perlindungan dari aparatus negara dan aparat negara, serta (3) ketergantungan masyarakat terhadap bos lokal.