Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Tyas Fadhilla Salsa, (NIM. 5011711051)
Subject
H Social Sciences (General)
Datestamp
2023-01-27 07:51:05
Abstract :
Masyarakat Tuatunu Indah dikenal sebagai masyarakat yang religius. Sisi religius masyarakat terlihat dari pengetahuan keagamaan yang masih tradisional, terdapat para ustadz dan habaib yang menjadi guru maupun pendakwah untuk memberikan pengetahuan dan pemahamankeagamaan pada masyarakat Tuatunu. Melaui para ustadz dan habaib inilah proses konstruksi sosial keagamaan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 muncul.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku masyarakat Kelurahan Tuatunu Indah dalam menghadapi pandemi covid-19 serta menjelaskan bagaimana proses terbentuknya
konstruksi sosial terkait pandemi covid-19. Teori yang digunakan ialah teori Konstruksi Sosial oleh Peter L Berger yang melihat realitas sosial adalah akhir dari suatu konstruksi yang dibentuk oleh manusia melalui momen eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peran aktor yaitu ustadz dan habaib dalam membuat masyarakat tetap melaksanakan ibadah di masjid, pemahaman keagamaan yang disampaikan melalui dakwahdankajianrutin yang diadakan mempengaruhi masyarakat
dalam menghadapi pandemi covid-19. Halini didukung oleh masyarakat Tuatunuyang sedari awal meyakini apa yang ustadz maupun habaib sampaikan kepada mereka adalah berlandaskan pada kitab suci Al-quran dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan respon negatif yang ditunjukkan oleh masyarakat terkait dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bertentangan dengan keyakinan dan kepercayaan masyarakat sehingga membuat masyarakat Kelurahan Tuatunu yakin dan mantap untuk melaksanakan sholat wajib di masjid.