Abstract :
Provinsi Bengkulu masuk dalam jalur pertemuan antara Lempeng Eurasia dengan Lempeng Indo-Australia yang menjadikan wilayah ini rawan akan gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui wilayah yang memiliki resiko bencana gempabumi berdasarkan persebaran nilai Peak Ground Acceleration (PGA) dan intensitas gempa di Provinsi Bengkulu tahun 2012-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data katalog
Gempabumi yang diperoleh dari BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang dan USGS. Metode yang digunakan untuk menentukan Intensitas dan nilai Peak Ground Accelerration (PGA) adalah metode Gutenberg-Richter dan Mc.Guirre.
Berdasarkan hasil analisis, nilai PGA Gutenberg-Richter di wilayah Provinsi Bengkulu yaitu 5 - 600 gal (VI ? IX MMI) sedangkan nilai PGA Mc Guirre yaitu 10 ? 253 gal (VI ? VII MMI). Hubungan antara nilai PGA dan Intensitas pada metode Gutenberg-Richter dan Mc.Guirre dijabarkan dalam grafik
exponensial dengan R²= 0,8706 (Mc.Guirre) dan R²= 1 (Gutenberg-Richter). Wilayah Provinsi Bengkulu dengan tingkat risiko sangat besar satu berada di wilayah Kabupaten Seluma dengan nilai PGA yaitu 300-600 gal dan intensitas sekitar IX-X MMI Sedangkan Wilayah dengan tingkat risiko sangat kecil berada
di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Lebong dengan nilai PGA sekitar <25 gal dan intensitas sekitar