Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Janu Rizky Pratama, (NIM. 1041711034)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-04-10 01:20:12
Abstract :
Kawasan pantai merupakan suatu kawasan dinamis dengan berbagai ekosistem hidup dan saling mempunyai keterkaitan satu sama lain. Perubahan garis pantai adalah suatu bentuk dari dinamisasi kawasan pantai yang terjadi secara berkala, berupa pengikisan badan pantai (abrasi) dan penambahan badan pantai (sedimentasi dan akresi). Salah satu daerah pesisir yang mengalami erosi dan sedimentasi akibat transpor sedimen adalah Pantai Asmara yang terletak di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat. Akresi menyebabkan adanya kemunduran garis pantai dan perbedaan elevasi di Pantai Asmara yang hampir membahayakan prasarana kota yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk memperhitungkan berapa besar jumlah sedimen angkutan sedimen sepanjang pantai yang terjadi di Pantai Asmara. Angkutan sedimen sepanjang pantai dihitung dengan menggunakan rumus empiris dari CERC (Coastal Engineering Research Center) yang beracuan pada kondisi gelombang di daerah yang ditinjau. Peramalan gelombang dilakukan menggunakan metode grafis dari CERC 1984, dan data gelombang yang digunakan merupakan hasil dari peramalan gelombang menggunakan data angin. Potensi jumlah sedimen angkutan sedimen yang terjadi di sepanjang Pantai Asmara adalah sebesar 823.585,656 m3/tahun pada tahun 2017, 711.277,841 m3/tahun pada tahun 2018, 573.745,712 m3/tahun pada tahun 2019, 877.307,725 m3/tahun pada tahun 2020 dan 757.957,546 m3/tahun pada tahun 2021.