Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Mira Purwasih, (NIM. 3021210157)
Subject
HD28 Management. Industrial Management
Datestamp
2018-07-18 04:36:12
Abstract :
Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan fenomena yang ada menunjukkan bahwa kinerja pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata belum optimal dalam mencapai tujuan program kerja instansi khususnya dalam menggerakkan aktivitas- aktivitas sektor budaya dan pariwisata di Kota Pangkalpinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan antara kompetensi, pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pangkalpinang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Pada penelitian ini variabel bebasnya adalah kompetensi (X1), pendidikan (X2) dan pelatihan (X3), sedangkan variable terikatnya adalah kinerja (Y) pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Pangkalpinang. Pengujian instrument menggunakan uji validitas dan uji reabilitas. Sedangkan metode analisis data menggunaka nanalisis regresi linear berganda dengan uji t dan uji f. Hasil penelitian variabel X1 diperoleh Thitung (4,290) < Ttabel (2,030), X2 Thitung (3,540) > Ttabel (2,030) dan X3 Thitung (4,036) > Ttabel (2,030). Maka variabel kompetensi (X1) berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja (Y). Variabel pendidikan (X2) berpengaruh secara parsial terhadap variable kinerja (Y). Variabel pelatihan (X3) berpengaruh secara parsial terhadap variable kinerja (Y). Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (79,734) > Ftabel (2,874), sedangkan signifikansi adalah 0,000 < alpha pada taraf signifikansi 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel independen yaitu kompetensi, pendidikandan pelatihan secara bersama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen yaitu kinerja secara positif dan signifikan. Sedangkan koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,861 atau 86,1% yang berarti variable kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel kompetensi, pendidikan dan
pelatihan sebesar 86,1%.