Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Ferdiansyah, (NIM. 5011211021)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2018-07-18 04:39:14
Abstract :
Penelitian ini adalah tentang potensi konflik sosial yang terjadi di Desa Sebagin. Potensi konflik sosial yang dilihat adalah terkait rencana pembangunan PLTN dimana banyak masyarakat yang secara spontan menolak rencana pembangunan dengan cara menghentikan langsung pada saat pihak BATAN melakukan survei dan pengeboran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan potensi konflik sosial yang terjadi akibat adanya rencana pembangunan PLTN di Desa Sebagin Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini menggunakan teori Lewis A. Coser konflik realistis, non-realistis, dan katup penyelamat . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian untuk mengumpulkan data dengan cara berbagai teknik pengumpulan data seperti melakukan wawancara, analisis dokumen, atau observasi. Dalam menentuan informan ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini pemilihan informan didasarkan atas kriteria pengetahuan dalam keterlibatan masyarakat terhadap rencanadari pembangunan PLTN dan potensi konflik sosial yang akan terjadi di Desa Sebagin. Penelitian ini mengemukakan adanya kepentingan BATAN ingin membangun pembangunan PLTN di Desa Sebagin, tetapi dari rencana pembangunan itu banyak masyarakat bersikeras menolak, apabila rencana pembangunan PLTN jadi direalisasikan maka akan berpotensi terjadinya konflik sosial. Berkaitan dengan potensi konflik yang akan muncul karena dibangunnya fasilitas pembangunan PLTN jika jadi direalisasikan maka konflik nantinya akan benar-benar terjadi, dan konflik yang terjadi akan diselesaikan dengan cara mediasi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat, seperti aparat keamanan ataupun pemerintah sebagai mediator untuk meredakan konflik yang terjadi terkait permasalahan pembangunan PLTN tersebut.