Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Oktin Tri Damaiyanti, (NIM. 1021611047)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2023-05-12 01:42:08
Abstract :
Penanaman hidroponik sawi pakcoy dapat dilakukan dengan dua penyinaran berdasarkan kondisi ruang, yaitu ruang terbuka menggunakan sinar matahari dan yang lainnya menggunakan sinar buatan atau lampu pada ruang tertutup. Pada penelitian ini, menggunakan sistem hidroponik rakit apung, yaitu penanaman sawi pakcoy menggunakan media foam dan air yang sudah diberi nutrisi untuk tumbuh, serta menggunakan sistem penyinaran cahaya LED White yang memiliki spektrum cahaya biru agar dapat membentuk klorofil pada daun pakcoy, dan menggunakan media ruang tertutup dengan pengaturan suhu dan kelambaban agar mendapat nilai yang stabil secara otomatis. Oleh karena itu, dilakukan pemantauan laju pertumbuhan sawi pakcoy untuk mengetahui perbandingan antara pertumbuhan pakcoy dari cara konvensional menggunakan sinar matahari pada ruang terbuka disingkat (PPK), dengan pertumbuhan pakcoy dari alat penelitian menggunakan sinar LED White pada ruang tertutup disingkat (PPA). Pemantauan laju pertumbuhan menggunakan sensor TDS Meter, pH Meter, LDR, dan DHT11 yang nilainya ditampilkan pada LCD alat penelitian. Hasil penelitian, menyatakan bahwa penanaman sawi pakcoy hingga panen menggunakan pH air yang sesuai dan PPM yang sama untuk PPK dan PPA menunjukkan bahwa LED Putih mempengaruhi laju pertumbuhan pakcoy. PPK pada ruang terbuka dan cahaya matahari mendapatkan perhitungan bahwa tinggi batang pakcoy akan tumbuh 1,57 kali lebih baik, lebar daun tumbuh 3,08 kali lebih baik, dan panjang daun tumbuh 2,08 kali lebih baik dibandingkan PPA pada ruang tertutup dan intensitas LED White. Pertumbuhan pakcoy menggunakan LED White ini bisa dijadikan alternatif pencahayaan untuk pertumbuhan sayur sawi pakcoy tetapi tetap tidak lebih baik dari cara konvensional yang menggunakan penyinaran matahari untuk penanaman sistem hidroponik apung.