DETAIL DOCUMENT
Pengaruh derajat kemiringan alat dan ketinggian riffle pada peningkatan kadar Sn Sisa Hasil Pengolahan (SHP) timah menggunakan sluice box skala laboratorium
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Alwan Halim, (NIM. 1031611010)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy 
Datestamp
2023-09-19 02:34:51 
Abstract :
PT Babel Utama Korpora merupakan mitra PT Timah, yang mengolah Sisa Hasil Pengolahan (SHP) dari tailing front kerja Pit 1.42 Pemali. Perusahaan ini memiliki konsentrat yang berkadar rendah sebesar 0,06 %. Penelitian ini bertujuan melakukan pencucian menggunakan alat sluice box untuk meningkatkan kadar Sn. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan Bahan Galian di Universitas Bangka Belitung dan Laboratorium eksplorasi PT. Timah Tbk. Penelitian dilakukan sebanyak 9 kombinasi dengan menggunakan variabel derajat kemiringan alat sebesar 3º, 4º, dan 5º. Tinggi riffle sebesar 2,2 cm; 2,3 cm; dan 2,4 cm dengan variabel konstan berupa debit air sebesar 0,63 L/detik dan berat total sampel sebesar 90 kg. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis GCA (Grain Counting Analysis), XRF (X-Ray Fluorescence) Portable dan XRD (X-Ray Diffraction) serta dianalisis statistic data yang diperoleh menggunakan SPSS. Hasil pencucian menggunakan sluice box diperoleh nilai kadar Sn tertinggi dengan pengaturan variabel derajat kemiringan alat sebesar 4º dan tinggi riffle 2,2 cm disebabkan oleh variasi riffle yang rendah dan kemiringan alat yang sesuai akan memisahkan cassiterite dengan mineral pengotor lainnya dengan optimal, sehingga cassiterite dapat tertahan lebih banyak pada riffle dan menyebabkan mineral pengotor terbawa oleh aliran air. Berdasarkan nilai kadar Sn uji GCA (Grain Counting Analysis) dan XRF (X-Ray Fluorescence) Portable sebesar 1,02% dan 0,57%. Hasil recovery tertinggi ada pada sampel 4 yaitu sebesar 37,31 %, sedangkan nilai recovery terendah dari hasil pencucian sebesar 66,83%. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung