Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Siswoyo, (NIM. 1051711008)
Subject
QC Physics
Datestamp
2023-08-02 08:23:35
Abstract :
Udang merupakan hasil perikanan yang mudah mengalami pembusukan. Pebusukan udang dapat dideteksi menggunakan metode kolorimetri melalui perubahan warna kertas indikator label. Indikator label pada penelitian ini dibuat melalui dua tahapan yaitu pembuatan ekstrak dari daun adam hawa menggunakan metode maserasi dan sintesis indikator label dengan mencelupkan kertas kedalam larutan ekstrak. Selanjutnya, indikator label diuji secara stabilitas (suhu ruang dan dingin) dan sensitivitas (ammonia ruang, ammonia dingin, udang ruang, udang dingin). Hasil ekstraksi menunujukn bahwa daun adam hawa menghasilkan ekstrak berwarna ungu pekat. Ekstrak tersebut divariasi pH 2-12 dan diuji UV-Vis menghasilkan perubahan warna dari merah keunguan, ungu kebiruan, dan hijau kebiruan dengan panjang gelombang 541, 543, 545, 545, 544, 586, 588, 598 dan 601 nm. Hasil pengujian stabilitas menunjukan indikator label tidak mengalami perubahan warna. Hasil pengujian sensitivitas pada ammonia dan udang menunjukan bahwa indikator label mengalami peruahan warna. Supaya dapat digunakan oleh semua kalangan dalam mendeteksi kebusukan udang maka indikator label diklasifikasi menggunakan metode Neural Network, Naive Bayes dan Nearest Neighbor untuk menghasilkan nilai akurasi tertinggi. Klasifikasi Naive Bayes menghasilkan akurasi tertinggi 93,15% dibandingkan Nearest Neighbor dan Neural Network yang hanya 84,93% dan 41,09%