Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Tri Sartika, (NIM. 1041811029)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-12-14 02:22:09
Abstract :
Tanah mempunyai peranan penting dalam konstruksi bangunan dan jaringan infrastruktur. Tanah harus memiliki daya dukung yang tinggi dan stabilitas yang baik agar tanah mampu menerima dan memikul beban dari bangunan diatasnya. Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang daya dukung tanahnya rendah. Daya dukung tanah lempung dapat ditingkatkan dengan proses stabilisasi tanah. Metode perbaikan tanah dalam penelitian ini adalah stabilisasi kimia dengan menggunakan fly ash dan limbah karbit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium berupa pengujian karakteristik tanah, pemadatan dan kuat geser tanah. Pengujian dilakukan dengan menggunakan campuran fly ash 12%, 15%, 18% dan limbah karbit 8% yang ditinjau dari nilai kuat geser dan pemadatan tanah. Hasil penelitian menunjukkan tanah termasuk kedalam kelompok CL. Pada pengujian pemadatan tanah, diperoleh nilai Maximum Dry Density (MDD) tanah asli sebesar 1,496 gr/cm3, nilai MDD mengalami peningkatan tertinggi saat penambahan 18% fly ash + 8% limbah karbit yaitu sebesar 1,553 gr/cm3. Pada pengujian kuat geser, diperoleh nilai kuat geser mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya persentase bahan campuran. Pada tanah lempung asli didapatkan nilai kuat geser sebesar 24.603 kN/m2, setelah dilakukan penambahan campuran fly ash 12%, 15%, 18% dan limbah karbit 8%, nilai kuat geser meningkat menjadi 29.134 kN/m2, 34.961 kN/m2, 45.321 kN/m2.