DETAIL DOCUMENT
Total Fenolik dan Flavonoid Ekstrak Daun Pucuk Iding-iding (Stenochlaena palustris) Menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction sebagai Antioksidan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Lidia, (NIM. 1061911007)
Subject
QD Chemistry 
Datestamp
2023-12-14 02:40:33 
Abstract :
Meningkatnya jumlah radikal bebas dalam tubuh dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif. Untuk melindungi diri dari radikal bebas, tubuh perlu senyawa anti radikal bebas atau antioksidan untuk menetralisir, menurunkan, dan menghambat pembentukan senyawa radikal bebas baru dalam tubuh. Salah satu sumber antioksidan dapat berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa fenolik. Berdasarkan penelitian sebelumnya salah satu tumbuhan Bangka Belitung yang mempunyai senyawa fenolik adalah daun pucuk iding-iding. Penelitian mengenai daun pucuk iding-iding menggunakan metode maserasi telah banyak dilakukan, kelemahan metode maserasi yaitu waktu ekstaksi yang lama dan penggunaan pelarut yang banyak sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai metode ekstraksi yang tepat dan efisien salah satunya metode MAE (Microwave Assisted Extraction). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas metode MAE (Microwave assisted Extraction) terhadap kandungan total fenolik dan flavonoid serta antioksidan pada ekstrak klroform, aseton, dan metanol daun pucuk iding-iding dengan waktu MAE 5, 10, 15, dan 30 menit. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai total fenolik tertinggi yaitu pada waktu 5 menit pada semua jenis pelarut dan untuk nilai rata-rata total fenolik berkisar antara 18,82 - 149,05 mg EAG/g ekstrak. Sedangkan untuk rata-rata total flavonoid dengan pelarut kloroform, aseton, dan metanol yaitu berkisar antara 4,20 - 60,80 mg EK/g ekstrak dan untuk nilai total flavonoid tertinggi yaitu pada waktu 5 menit, setelah waktu bertambah mengalami penurunan nilai flavonoid. Untuk aktivitas antioksidan untuk ekstrak kloroform menunjukkan aktivitas yang lemah hingga sedang, untuk ekstrak aseton memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, dan ekstrak metanol menunjukkan aktivitas antioksidan sedang. Nilai IC50 terendah yaitu pada waktu 5 menit sesuai dengan analisis sebelumnya mengenai total fenolik dan flavonoid. Nilai rata-rata IC50 tertinggi yaitu berkisar antara 21,70 - 303,43 µg/mL. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung