DETAIL DOCUMENT
Makna dan fungsi permainan tradisional di Desa Kelapa Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Yeni Retno Sari, (NIM. 5011211069)
Subject
HM Sociology 
Datestamp
2018-07-18 08:08:12 
Abstract :
Perubahan zaman yang lebih modern tidak membuat masyarakat Desa Kelapa melupakan permainan tradisional, masyarakat desa tersebut tetap melestarikan permainan tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis makna dan fungsi permainan tradisional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menggali pemahaman masyarakat mengenai makna dan fungsi permainan tradisional yang ada di Desa Kelapa. Penelitian ini menggunakan Teori Herbert Blumer mengenai interaksionis simbolik dari tiga premis yaitu manusia bertindak sesuatu berdasarkan makna, makna diperoleh dari hasil interaksi dan makna disempurnakan di atas interaksi sosial yang sedang berlangsung serta tindakan bersama (self-indication). Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kulitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah informan sebanyak 13 orang dengan menggunakan teknik penentuan informan yang bersifat purposive sampling. Analisis data yang dilakukan dengan memberi makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dari reduksi data dan data tersebut dapat diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa permainan tradisional memiliki makna tertentu. Permainan tradisional memiliki beberapa fungsi pertama fungsi sosial, yang terdiri dari fungsi meningkatkan kemampuan bersosialisasi akan membuat anak mampu menjalin hubungan pertemanan sekaligus mempelajari kontak sosial yang luas. Sebagai sarana hiburan, dalam artian permainan merupakan perbuatan untuk menghibur hati. Kerjasama dalam tim, mereka akan bekerja sama dan mengatur strategi untuk bisa saling mengalahkan. Kedua fungsi pribadi, yang terdiri dari mengembangkan kecerdasan logika dan emosi karena permainan tersebut akan menggali wawasan anak terhadap beragam pengetahuan. Melatih kemampuan motorik, aktivitas fisik yang dilakukan secara langsung merangsang gerakan motorik. Mengembangkan kecerdasan spiritual, dalam permainan tradisional terdapat nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab dan sikap lapang dada. Ketiga fungsi edukasi terdapat berbagai macam pengetahuan maupun keterampilan didalam permainan tradisional. Keempat fungsi ekonomis permainan tradisonal sangat sederhana dan mudah di dapat. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung