Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Dwi Herlina, (NIM. 5011711044)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2023-09-05 04:43:09
Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan pemberdayaan kelompok budidaya ikan ?Kulong Kelat Sukses?, dan mendesripsikan peran stakeholder, serta faktor pendukung maupun penghambat pada pelaksanaaan pemberdayaan kelompok budidaya ikan ?Kulong Kelat Sukses? di Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Pemerintah Desa Pagarawan, Kelompok Budidaya Ikan ?Kulong Kelat Sukses? BUMDes Pagarawan, Karang TARUNA Desa Pagarawan. Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan berbagai dokumen pendukung. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan untuk menganalisis Modal Sosial dalam penelitian ini adalah teori Modal Sosial Oleh Robert Putnam.
Hasil Penelitian terdiri dari: Pertama, program budidaya ikan air tawar di desa pagarawan mulai dikembangakan pada tahun 2017, dikelola oleh kelompok budidaya ikan kulong kelat sukses yang sebelumya dibentuk melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan penyadaran, peningkatan kapasitas, dan pendayaan. Kedua, dibawah pembinaan dari pemerintah desa yang berperan sebagai stakeholder yang memiliki peran penting pada program ini, selain nya stakeholder yang memilki peranan pada program ini terdapat BUMDes dan karang taruna yang memiliki hubungan kerjasama sehingga dapat dijadikan sebagai modal sosial untuk mengembangkan dan mendukung jalannya program ini. Ketiga, Selama pengembangan pada program yang dikelola oleh kelompok budidaya ikan kulong kelat sukses ini tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung yang dapat memudahkan pengembangan program ini hingga kini, selain itu ada faktor penghambat yang dapat membuat terhambatnya program, namun berkat adanya modal sosial yang telah terbangun dalam kelompok segala hambatan dapat diatasi secara bersama-sama oleh kelompok dan tidak terlepas juga dari adanya peran dari para stakeholder.