Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
M. Rizki Khobir Ependi, (NIM. 1051811010)
Subject
QC Physics
Datestamp
2023-09-08 09:17:19
Abstract :
Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Wilayah NTT terletak di tengah Busur Sunda yang dikelilingi oleh dua lempeng yaitu Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. Ciri-ciri gempa bumi merusak dapat diketahui dengan menganalisis kerapuhan batuan, konstanta seismik, dan bentuk gempa yang terjadi di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis probabilitas dan periode berulang terjadinya gempa bumi di wilayah NTT. Data seismik yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari katalog USGS periode 1972-2022 dengan kedalaman berkisar antara 7 hingga 59 km dan magnitudo seismik 5 hingga 7,8 skala Richter. Perhitungan nilai probabilitas dan jangka waktu terjadinya gempa bumi dilakukan dengan menggunakan metode indeks seismik dan kemungkinan maksimum. Hasil perhitungan nilai probabilitas gempa bumi di NTT berkisar antara 3,81% hingga 32,20% sehingga menghasilkan siklus gempa destruktif berulang yang terjadi pada masa yang akan datang 128,62 tahun, sedangkan hasil variasi setiap 5 tahun mempunyai amplitudo tertinggi sebesar 16,5615n, maka periode kekambuhan gempa sebesar 27,61% pada tahun 1998-2002. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa nilai periode pengulangan gempa dipengaruhi oleh parameter a dan b, jika nilai a dan b kecil maka periode pengulangan gempa akan lebih cepat satu sama lain.