DETAIL DOCUMENT
Penerapan metode elektrokoagulasi dalam peningkatan kualitas larutan FeCl3.6H2O dan studi awal kandungan fe pada flok elektrokoagulasi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Lizia Miratsi, (NIM. 1051911003)
Subject
QC Physics 
Datestamp
2023-09-08 09:26:08 
Abstract :
Elektrokoagulasi merupakan suatu metode yang sering dilakukan dalam peningkatkan kualitas larutan. Pada metode ini polutan yang diperoleh mudah dilakukan pemisahan karena dipermukaan mengapung sedimen yang terkoagulasi yang disebut flok. Flok biasanya diabaikan dan belum dikaji lebih lanjut, sehingga penelitian ini memanfaatkan hasil sampingan tersebut. Adapun larutan yang digunakan adalah larutan FeCl3.6H2O sebagai sumber kandungan besi dan media pengganti untuk air ataupun larutan yang didalamnya terkandung besi. Kandungan besi pada air lebih dominan dibanding logam berat lainnya, sedangkan dalam jumlah berlebih besi dapat menimbulkan masalah kesehatan. Pada penelitian ini larutan standar besi menggunakan 10 variasi ppm dengan metode elektrokoagulasi menggunakan plat aluminium pada tegangan 25 volt dan waktu 60 menit. Setelah dilakukan proses elektrokoagulasi didapatkan peningkatan kualitas larutan, didapatkan penurunan pada nilai UV-Vis dan TDS serta kenaikan pada nilai pH. Hasil pengujian XRF dan XRD pada flok hasil elektrokoagulasi yaitu terdapat unsur Fe yaitu sebesar 6,757% dan mempunyai fasa kristalin senyawa Al5Fe0,1H10Mg0,9NaO24P4. Sehingga metode elektrokoagulasi dapat meningkatkan kualitas dan menghasilkan senyawa besi dari larutan. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung