DETAIL DOCUMENT
Struktur Komunitas Macrozoobenthos di Perairan Pantai Peltim Kabupaten Bangka Barat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Yori Obie Syahputra, (NIM. 2071711015)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling 
Datestamp
2023-12-14 04:50:13 
Abstract :
Perairan Pantai Peltim di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat merupakan wilayah intertidal yang terletak antara pasang surut air laut. Wilayah pesisir dan laut Pantai Peltim memiliki potensi sumberdaya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kawasan Perairan Pantai Peltim telah banyak melakukan konversi lahan pantai menjadi kawasan industri, pertambangan dan nelayan. Keanekaragaman macrozoobenthos pada suatu perairan dapat ditunjukkan dengan banyaknya jenis organisme tersebut yang terdapat dalam perairan. Semakin tinggi tingkat keanekaragaman macrozoobenthos mengindikasikan lingkungan yang sehat sedangkan tingkat keanekaragaman yang rendah berkorelasi dengan tingkat kerusakan ekosistem (Aulia et al. 2020). Spesies yang ditemukan di Perairan Pantai Peltim terdapat 7 spesies yakni Tellina spengleri, Donax faba, Tellina timorensis, Hemifusus ternatarus, Meretrix meretrix, Gari elongata, dan Pugilina cochlidium.Indeks keanekaragaman di Perairan Pantai Peltim berkisar 0,69-1,01. Nilai ini menunjukan bahwa Perairan tersebut memiliki keanekaragamn yang rendah akan jenis macrozoobenthos. Indeks keseragaman memiliki nilai 0,67-1,00 yaitu menunjukan perairan tersebut stabil. Serta indeks dominansi berkisar 0,39-0,59 yang menunjukkan tidak adanya dominansi jenis di Perairan Pantai Peltim.Hasil analisis komponen utama (Principal Component Analysis) menunjukkan bahwa nilai hubungan antara parameter lingkungan terhadap indeks keanekaragaman macrozoobenthos menunjukkan hubungan korelasi positif antara salinitas, liat dan BOT. Sebaliknya salinitas, pH dan fraksi pasir membentuk sumbu negatif. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung