DETAIL DOCUMENT
Analisis Abu Cangkang Kelapa Sawit dan Pasir Pantai sebagai Bahan Pengisi Campuran Batako
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Iqbal, (NIM. 1041811043)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2024-03-04 06:57:50 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan abu cangkang kelapa sawit sebagai substitusi semen dan pasir pantai sebagai substitusi pasir kwarsa dalam pembuatan batako pejal. Limbah abu cangkang kelapa sawit berasal dari sisa pembakaran cangkang kelapa sawit pada proses pengolahan buah kelapa sawit menjadi bahan minyak mentah. Abu cangkang kelapa sawit tidak digunakan lagi dan hanya menumpuk pada tempat pembuangan limbah CV. Mustika Alam Lestari di Desa Arung Dalam, Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan komposisi limbah abu cangkang kelapa sawit sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% dari berat semen serta menggunakan komposisi pasir pantai sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dari berat pasir kwarsa. Dalam penelitian ini, penentuan mutu tingkat batako menggunakan SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding dengan nilai fas 0,4. Benda uji pada penelitian ini berukuran 39 x 9 x 10 cm dengan menggunakan cetakan manual dengan jumlah sampel sebanyak 60 buah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan abu cangkang kelapa sawit dan pasir pantai maksimum adalah persentase abu cangkang kelapa sawit 30% dan pasir pantai 100% dengan daya serap air sebesar 8,452% dan kuat tekan sebesar 5,701 Mpa yang berada pada batako tingkat mutu III, sedangkan penggunaan abu cangkang kelapa sawit dan pasir pantai minimum adalah persentase abu cangkang kelapa sawit 0% dan pasir pantai 25% dengan daya serap air sebesar 3,376% dan kuat tekan sebesar 9,746 Mpa yang berada pada batako tingkat mutu II. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung