Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Khoirol Fahri, (NIM. 1021111033)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2018-07-23 01:50:40
Abstract :
Analisis aliran daya sangat penting dalam merencanakan perluasan sistem tenaga listrik dan menentukan operasi terbaik dari sebuah sistem yang sudah ada. Dalam proses penyaluran tenaga listrik kualitas tegangan pada konsumen sangat diutamakan, apalagi untuk pelanggan yang jaraknya sangat jauh dari pusat pembangkit. Suatu cara untuk menentukan besar tegangan dan sudut fasa tegangan pada setiap rel atau busbar dengan menggunakan studi aliran daya. Penyelesaian studi aliran daya dapat menggunakan metode Newton-Rahpson yang telah terintegrasi dalam sebuah aplikasi ETAP PowerStations. Pada aplikasi ETAP (Electrical Transient Analyzer Program) terdapat dua kondisi tegangan pada busbar yakni kondisi tegangan marjinal dan tegangan kritis yang terdiri dari under voltage dan over voltage. Berdasarkan hasil perbandingan tegangan pada busbar 150 kV yang terukur dengan hasil simulasi didapatkan pada gardu induk Pangkalpinang sebesar 0,3 %, gardu induk Sungailiat sebesar 0,29 %, dan gardu induk Air Anyir sebesar 0,17 %. Sedangkan untuk kondisi tegangan busbar 150 kV hasil simulasi pada setiap gardu induk adalah marjinal under voltage.