DETAIL DOCUMENT
Infeksi Parasit Gastrointestinal pada Sapi Perah di Kota Pangkalpinang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Arinda Salsabila, (NIM. 2031811012)
Subject
QL Zoology 
Datestamp
2024-03-04 06:43:36 
Abstract :
Sapi adalah hewan ternak penghasil daging, susu, tenaga kerja serta kebutuhan lainnya. Sapi juga menghasilkan produk lain berupa susu. Susu merupakan salah satu produk hasil peternakan yang semakin diminati oleh masyarakat Indonesia karena masyarakat yang mulai sadar tentang pentingnya protein hewani bagi tubuh. Hal tersebut membuat kebutuhan terhadap susu sapi meningkat. Populasi sapi perah di Indonesia sebenarnya mengalami kenaikan namun tidak disertai dengan kenaikan produksi susu, sehingga kebutuhan susu sapi nasional belum dapat terpenuhi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi susu adalah dengan pengendalian penyakit pada sapi perah, salah satunya yaitu penyakit yang disebabkan oleh parasit gastrointestinal. Penelitian mengenai infeksi parasit gastrointestinal di Kota Pangkalpinang masih sangat minim sehingga penelitian ini penting untuk dilakukan sebagai upaya dalam menghadirkan bahan pangan yang berkualitas bagi masyarakat khususnya masyarakat di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis telur cacing parasit gastrointestinal pada sapi perah di Kota Pangkalpinang, menganalisis prevalensi parasit gastrointestinal pada sapi perah di Kota Pangkalpinang, menganalisis tingkat infeksi parasit gastrointestinal pada sapi perah di Kota Pangkalpinang, dan menganalisis keadaan faktor lingkungan penyebab adanya parasit gastrointestinal pada sapi perah di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan metode sedimentasi dan Mc master. Berdasarkan hasil identifikasi dari 30 sampel feses ditemukan 4 jenis cacing parasit yaitu Ascaris sp., Schistosoma sp., Bunostomum sp., dan Paramphistomum sp. Prevalensi Ascaris sp., sebesar 81%, Bunostomum sp., Paramphistomum sp., dan Schistosoma sp., sebesar 7%. Faktor lingkungan penyebab adanya parasit gastrointestinal pada sapi perah di Kota Pangkalpinang dipengaruhi oleh dua indikator yaitu kebersihan kandang, dan kebersihan sumber minum sapi. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung