DETAIL DOCUMENT
Identifikasi zona lemah tanggul daerah aliran sungai (DAS) bumang Desa Kemuja menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Dea Amelia, (NIM. 1051911011)
Subject
QC Physics 
Datestamp
2024-01-17 08:17:00 
Abstract :
Daerah Aliran Sungai (DAS) Bumang merupakan aliran air yang berasal dari Waduk Bumang di Desa Kemuja Kabupaten Bangka untuk menahan air agar tidak membanjiri sawah masyarakat disekitarnya. Sejak tanggul DAS Bumang dibangun, tanggul pada DAS telah mengalami kerusakan pada bagian hulu DAS Bumang. Penyebab utamanya adalah erosi bawah tanah. Erosi tersebut menyebabkan pondasi tanggul menjadi lemah yang teridentifikasi sebagai zona lemah. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi zona lemah pada tanggul adalah metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner. Konfigurasi Wenner memiliki sensitivitas terhadap perubahan secara lateral yang baik dibandingkan dengan konfigurasi lainnya. Akuisisi data lapangan terdiri dari empat lintasan dengan panjang dan spasi elektroda yang berbeda. Berdasarkan penampang 2D bawah permukaan tanggul DAS Bumang, zona lemah terdapat pada lintasan 1, 2, dan 3. Pada lintasan 1 berada pada kedalaman 2,50 m ? 3,19 m dan 1,30 m ? 3,19 m; pada lintasan 2 berada pada kedalaman 0 m ? 2 m; serta pada lintasan 3 berada pada kedalaman 0 m ? 7 m, 2 m ? 4,50 m, dan 0 m ? 4 m. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung