Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Sandika Wahyudi, (NIM. 2061911035)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2024-01-22 07:29:06
Abstract :
Antibiotik merupakan salah satu senyawa yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan penyakit atau biasa disebut sebagai obat. Beberapa contoh antibiotik yang paling umum digunakan pada budidaya udang adalah tetrasiklin, oksitetrasiklin, dan kloramfenikol. Pada budidaya udang fungsi dari antibiotik adalah sebagai pencegahan penyakit atau sebagai obat penyembuhan penyakit. Tetapi apabila dalam penggunaanya tidak sesuai dosis maka akan menyebabkan residu pada tubuh udang dan berdampak negatif pada kesehatan manusia apabila terkonsumsi. Tujuan dari penelitian ni adalah untuk mengetahui apakah Udang vanname (Litopenaeus vannamei) yang dibudidayakan pada tambak dengan sistem intensif yang ada di Kepulauan Bangka Belitung terakumulasi atau tidak Residu Antibiotik (B1). Pengambilam sampel residu dilakukan pada tambak dengan DOC 40-60 dengan tujuan agar jika tubuh udang terakumulasi residu antibiotik melebihi batas normal maka masih bisa dilakukan treatment agar produk yang dilakukan berkualitas dan baik untuk dikonsumsi manusia.