DETAIL DOCUMENT
Asosiasi bulu babi (diadema setosum) pada ekosistem terumbu karang di Perairan Pulau Panjang Bangka Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Faris Alqodri, (NIM. 2021911053)
Subject
QL Zoology 
Datestamp
2024-02-06 03:30:56 
Abstract :
Bulu babi merupakan salah satu spesies kunci di ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepadatan bulu babi, menganalisis pola sebaran bulu babi, menganalisis persentase tutupan terumbu karang, menganalisis hubungan bulu babi dengan ekosistem terumbu karang. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2023 di Perairan Pulau Panjang. Metode Benthos Belt Transek digunakan untuk pengambilan data bulu babi dan Underwater Photo Transect digunakan untuk pengambilan data terumbu karang. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata kepadatan bulu babi sebesar 7.457 ind/ha di Perairan Pulau panjang. Kepadatan bulu babi tertinggi terdapat pada stasiun 3 dengan hasil pengamatan yaitu 11.429 ind/ha, dan Tingkat kepadatan terendah terdapat pada stasiun 5 dengan hasil 1.643 ind/ha. Pola sebaran bulu babi pada lokasi ini adalah bersifat mengelompok dan rata-rata hasil dari persentase tutupan terumbu karang pada lokasi ini yaitu 53,33%. Hasil tutupan terumbu karang tertinggi yaitu pada stasiun 3 dengan nilai 70,07%, dan persentase tutupan terendah terdapat pada stasiun 5 dengan nilai 14,07%. Kepadatan bulu babi pada ekosistem terumbu karang di Perairan Pulau Panjang berkorelasi dengan Life Coral, salinitas, dan kecerahan. Tingkat kepadatan bulu babi di Perairan Pulau Panjang sangat mempengaruhi persentase tutupan karang dan tingkat kecerahan pada perairan. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung